
Gempa M4,2 Kembali Guncang Nagekeo, BMKG Catat 20.359 Gempa Susulan
NERAFLORES.COM, BAJAWA - Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 4,2 kembali mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (7/10/2026) malam.
Berdasarkan informasi BMKG, gempa terjadi pada pukul 19.03.42 WIB atau 20.03.42 Wita.
Gempa tersebut berpusat di laut pada koordinat 8,35° Lintang Selatan dan 121,44° Bujur Timur, atau sekitar 39 kilometer sebelah utara Nagekeo, NTT.
Gempa memiliki kedalaman 10 kilometer.
BMKG menyatakan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
Berdasarkan analisis BMKG, gempa merupakan gempa dangkal yang terjadi akibat aktivitas Flores Back-Arc Thrust dengan mekanisme pergerakan naik atau thrust.
Guncangan gempa dirasakan di sejumlah wilayah di Flores.
Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan atau shakemap, gempa dirasakan dengan intensitas II-III MMI di Kabupaten Ende dan Kabupaten Nagekeo.
Pada skala tersebut, getaran dirasakan nyata oleh beberapa orang seperti adanya truk yang sedang melintas.
Sementara di Kabupaten Sikka, gempa dirasakan dengan intensitas II MMI. Getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
BMKG menyebut gempa M4,2 tersebut merupakan bagian dari rangkaian gempa susulan setelah gempa bumi berkekuatan M7,7 yang mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026 pukul 05.58.23 WIB.
Hingga Rabu (7/10/2026) pukul 19.03 WIB, hasil monitoring BMKG mencatat sebanyak 20.359 aktivitas gempa bumi susulan.
Dari jumlah tersebut, gempa susulan terbesar tercatat berkekuatan M6,2.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Masyarakat juga diminta menghindari bangunan yang retak atau mengalami kerusakan akibat gempa.
BMKG akan terus memantau perkembangan aktivitas gempa bumi susulan serta menyampaikan informasi terbaru kepada pemerintah dan masyarakat melalui kanal resmi.
Informasi resmi terkait aktivitas gempa bumi dapat diperoleh melalui kanal komunikasi resmi BMKG.(*)

