Strategi Konektivitas Antar-Pulau dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi NTT
Tantangan dan potensi logistik maritim di wilayah kepulauan Nusa Tenggara Timur untuk mempercepat pertukaran hasil bumi dan komoditas nelayan.
Sebagai provinsi kepulauan dengan ratusan pulau berpenghuni, konektivitas laut dan udara merupakan urat nadi perekonomian Nusa Tenggara Timur. Kelancaran pasokan barang pokok dan hasil bumi sangat bergantung pada keandalan armada penyeberangan feri dan kapal perintis.
Pengembangan fasilitas dermaga dan gudang pendingin (cold storage) di pelabuhan-pelabuhan strategis seperti di Larantuka, Maumere, dan Labuan Bajo sangat mendesak untuk menjaga kesegaran tangkapan ikan nelayan sebelum dikirim ke pusat pasar.