
Banjir Bandang Terjang Padang, 120 Rumah Warga Terdampak
NERAFLORES.COM, PADANG – Banjir bandang menerjang Kota Padang, Sumatera Barat, pada 10 Oktober 2026. Bencana tersebut berdampak pada 120 rumah warga serta merusak sejumlah infrastruktur.
Mengutip Kompas.com, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mencatat kerusakan pada dua bangunan intake Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dan pipa transmisi air sepanjang 1,5 kilometer. Sebuah masjid juga turut terdampak.
Untuk menangani dampak bencana, Kementerian PU melakukan perbaikan alur sungai, pembersihan sedimen, dan penyaluran air bersih menggunakan lima mobil tangki.
Menteri PU Dody Hanggodo menginstruksikan jajarannya mempercepat penanganan darurat serta memulihkan infrastruktur yang rusak.
Kementerian PU juga telah menyelesaikan pembangunan tanggul darurat sepanjang 200 meter dengan ketinggian sekitar tiga meter di Sungai Batang Air Dingin, kawasan Perumahan Lumin Park, Padang. Tanggul tersebut dibangun untuk mengurangi risiko banjir susulan.
Penanganan lanjutan direncanakan mencakup normalisasi sungai, pembangunan tanggul pengaman banjir, serta pembangunan sabo dam dan check dam di Sungai Batang Air Dingin dan Sungai Batang Kuranji.
Selain di Kota Padang, Kementerian PU menangani dampak banjir dan tanah longsor di ruas jalan nasional Tapan–Batas Jambi, Kabupaten Pesisir Selatan.
Bencana pada 9–11 Oktober 2026 menyebabkan material longsor menimbun badan jalan di 14 titik sepanjang sekitar 16,2 kilometer. Pemerintah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mempercepat penanganan darurat dan pemulihan infrastruktur terdampak. (*)
(*NF)

