← Kembali ke Beranda
NTT

Berny Dhey Serahkan 17 Ekor Sapi dari Pokir DPRD Ngada di Langagedha

Redaksi NeraFlores • • 2 menit baca
Ngada • Penulis: Redaksi NeraFlores • Bagikan: WA FB X
Berny Dhey Serahkan 17 Ekor Sapi dari Pokir DPRD Ngada di Langagedha

NERANTT.COM, NGADA - Wakil Bupati Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu yang sering dikenal Berny Dhey menyerahkan bantuan 17 ekor sapi kepada Kelompok Karya Bersama, Desa Langagedha, Kecamatan Bajawa, pada Kamis (29/10). 

Bantuan yang terdiri atas satu ekor sapi jantan dan 16 ekor sapi betina ini merupakan Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD Kabupaten Ngada dari Fraksi Partai Perindo, Sirilus Pati Wuli, berdasarkan usulan masyarakat melalui proposal kelompok.

Selain ternak sapi, bantuan tersebut dilengkapi obat cacing, vitamin, vaksin, serta bibit pakan ternak untuk mendukung pemeliharaan dan pengembangan ternak oleh kelompok penerima manfaat.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Ngada menekankan agar bantuan tersebut diterima dan dikelola dengan penuh tanggung jawab. Ia berharap ternak yang diberikan dapat dikembangbiakkan sehingga jumlahnya terus bertambah dan memberikan manfaat ekonomi bagi anggota kelompok maupun masyarakat yang lebih luas.

Wakil Bupati juga meminta Dinas Peternakan untuk melakukan pendampingan teknis dan pembinaan secara berkelanjutan, termasuk memastikan kesehatan serta perkembangan ternak. Ia turut mendorong agar ke depan dapat dilakukan pengecekan melalui apel ternak sebagai bentuk pemantauan terhadap keberlanjutan bantuan.

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Ngada, Sirilus Pati Wuli, menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari proposal yang telah disampaikan masyarakat beberapa tahun sebelumnya dan diteruskan kepada dinas terkait untuk diproses sesuai mekanisme yang berlaku. 

Ia berharap program Pokir dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang sehingga semakin banyak desa yang memperoleh manfaat.

Pengembangan ternak ini diharapkan tidak berhenti pada penerimaan bantuan, tetapi menjadi usaha produktif yang terus berkembang. 

Karena itu, penerima manfaat diharapkan menjaga dan mengembangbiakkan sapi yang diberikan, bukan menjual atau menyembelihnya, sehingga manfaat bantuan dapat bergulir dan menjangkau lebih banyak masyarakat(*). 

Berita Terkait

Berita Terbaru