← Kembali ke Beranda
NTT

Julie Laiskodat Peduli, Salurkan Ratusan Paket Sembako di Riung Ngada NTT

Redaksi NeraFlores • • 3 menit baca
Ngada • Penulis: Redaksi NeraFlores • Bagikan: WA FB X
Julie Laiskodat Peduli, Salurkan Ratusan Paket Sembako di Riung Ngada NTT
BANTUAN – Anggota Komisi XI DPR RI Julie Sutrisno Laiskodat yang diwakili Staf Ahlinya, Minarni, bersama pengurus DPD II NasDem Ngada saat menyerahkan bantuan kepada masyarakat Desa Waka Manga, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, NTT, Rabu (4/11/2026).

NERANTT.COM, BAJAWA – Anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Julie Sutrisno Laiskodat, menyalurkan ratusan paket sembako kepada masyarakat Desa Waka Manga, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (4/11/2026).

Penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian Julie Laiskodat terhadap kondisi masyarakat di wilayah Flores, termasuk Kabupaten Ngada yang turut terdampak bencana gempa bumi.

Julie Sutrisno Laiskodat melalui Staf Ahlinya, Minarni,Minarni mengatakan bahwa bantuan tersebut diberikan untuk membantu meringankan beban masyarakat, terutama di tengah kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok di pasaran.

Ia menyampaikan bahwa Julie Laiskodat terus menaruh perhatian terhadap kondisi masyarakat dan berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat bagi warga penerima.

“Ibu Julie terus menaruh perhatian serius kepada bapa mama semua. Bantuan ini untuk meringankan bapa mama di tengah harga sembako naik di pasar. Semoga ini bermanfaat,” ujar Minarni.

Warga Keluhkan Sulit Mendapatkan Air Bersih

Selain menerima bantuan sembako, masyarakat Desa Waka Manga juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan sejumlah persoalan pembangunan yang masih dihadapi di wilayah mereka.

Salah satu persoalan mendasar yang paling banyak dikeluhkan warga adalah keterbatasan akses terhadap air minum bersih.

Persoalan tersebut bahkan telah berlangsung selama puluhan tahun. Warga mengaku belum menikmati pelayanan air bersih yang layak untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Seorang warga mengungkapkan, hingga usianya 58 tahun, dirinya belum pernah benar-benar merasakan kemudahan mendapatkan air minum bersih.

“Umur saya sudah 58 tahun, kami belum merasakan bagaimana merasakan minum air bersih yang layak. Semoga kehadiran Ibu Julie membawa harapan baru bagi kami masyarakat di wilayah ini,” ujarnya.

Ia mengatakan, persoalan air bersih tersebut sudah berulang kali disampaikan dalam berbagai forum pemerintah. Namun, hingga kini masyarakat belum mendapatkan solusi yang jelas.

“Sering kami usulkan, tapi tidak tahu, belum ada solusi dari pemerintah,” tambahnya.

Keluhan serupa disampaikan Imelda Wea. Ia berharap kehadiran Julie Laiskodat dapat membantu memperjuangkan kebutuhan dasar masyarakat Desa Waka Manga, khususnya ketersediaan air minum bersih.

Menurut Imelda, selama ini warga terpaksa membeli air menggunakan mobil tangki untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Harga air yang harus dibayar mencapai Rp80.000 per fiber. Sementara itu, satu fiber air hanya mampu memenuhi kebutuhan keluarga selama kurang lebih dua minggu.

“Selama ini kami beli, 80 per fiber. Satu fiber itu habis dalam dua minggu. Ada air keran tetapi sangat kecil, itu bisa tunggu berjam-jam,” ujar Imelda Wea.

Kondisi tersebut membuat masyarakat berharap adanya perhatian serius dari pemerintah agar persoalan ketersediaan air bersih di Desa Waka Manga tidak terus berlarut-larut.

Rangkaian Kunjungan Kerja di Riung

Penyaluran bantuan sembako di Desa Waka Manga merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Julie Laiskodat di wilayah Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada.

Selain menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat, dalam rangkaian kunjungan tersebut Julie Laiskodat juga memberikan bantuan perangkat internet Starlink untuk Desa Tadho, Kecamatan Riung.

Sejumlah pengurus DPD II Partai NasDem Kabupaten Ngada turut mendampingi kegiatan tersebut, di antaranya Ketua DPD II NasDem Ngada Moses Jala Watu, anggota DPRD Ngada Kristo Mboda, Sekretaris NasDem Ngada Ambrosius Molo, serta Staf Ahli Julie Laiskodat di Ngada, Don Capertino Nua. (*)

 

Berita Terkait

Berita Terbaru