← Kembali ke Beranda
NTT

Perjuangan Julie Laiskodat, 14 Keluarga di Golewa Selatan Ngada Kini Miliki Rumah Layak Huni

Redaksi • • 3 menit baca
Ngada • Penulis: Redaksi • Bagikan: WA FB X
Perjuangan Julie Laiskodat, 14 Keluarga di Golewa Selatan Ngada Kini Miliki Rumah Layak Huni
PENYERAHAN -Berjumlah 14 Kepala Keluarga di Desa Were III Kecamatan Golewa Selatan, menerima sertifikat setelah mendapatkan bantuan rumah layak huni dari Kementerian Pekerjaan Umum RI. Penyerahan Sertifikat berlangsung di Desa Were III Kecamatan Golewa Selatan Kabupaten Ngada NTT, Selasa 3 November 2026.

NERANTT.COM, BAJAWA – Sebanyak 14 kepala keluarga (KK) di Desa Were III, Kecamatan Golewa Selatan, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), menerima bantuan stimulan perumahan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia. 

Bantuan tersebut merupakan bagian dari aspirasi yang diperjuangkan Anggota DPR RI, Julie Sutrisno Laiskodat.

Penyerahan bantuan ditandai dengan penyerahan sertifikat kepemilikan rumah kepada penerima manfaat. Sertifikat tersebut diserahkan oleh Staf Ahli Julie Sutrisno Laiskodat, Minarni, yang diterima langsung oleh masyarakat penerima manfaat di Desa Were III dan disaksikan Kepala Desa Were III, Aster Kajo.

Dengan penyerahan sertifikat tersebut, para penerima manfaat kini dapat menempati rumah yang telah dibangun melalui program bantuan perumahan tersebut.

Ketua DPD II Partai NasDem Kabupaten Ngada, Moses Jala Watu, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat serta Julie Sutrisno Laiskodat yang telah memperjuangkan aspirasi masyarakat Golewa Selatan.

“Terima kasih telah menjawab aspirasi kami yang telah kami sampaikan kepada Ibu Julie Sutrisno Laiskodat. Mari kita bekerja sama agar usulan-usulan masyarakat bisa tersalurkan dengan baik,” ujar Moses.

Menurutnya, persoalan rumah tidak layak huni masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah, baik di Kecamatan Golewa Selatan maupun Kabupaten Ngada secara umum.

Ia menilai, intervensi pemerintah pusat sangat dibutuhkan agar masyarakat berpenghasilan rendah dapat menikmati tempat tinggal yang aman dan layak.

“Masyarakat di sini begitu sangat sulit untuk mendapatkan rumah layak huni,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Were III, Aster Kajo, mengatakan desanya mendapatkan bantuan pembangunan sebanyak 14 unit rumah.

Ia berharap, ke depan pemerintah dan para pemangku kepentingan terus membangun kerja sama agar Desa Were III kembali mendapatkan perhatian melalui berbagai program pembangunan dari pemerintah pusat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bunda Julie yang telah memperjuangkan aspirasi rumah ini. Harapan saya, semoga pemimpin ke depan bisa bekerja sama agar desa kami mendapat porsi pembangunan dari pusat,” kata Aster.

Ia juga menegaskan bahwa pembangunan desa tidak bisa hanya mengandalkan anggaran desa maupun pemerintah daerah. Dukungan pemerintah pusat melalui berbagai program dan jalur aspirasi politik dinilai sangat penting untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

“Pembangunan kita tidak bisa hanya mengharapkan anggaran desa atau daerah. Kita membutuhkan sentuhan langsung dari pemerintah pusat,” ujarnya.

Di sisi lain, Staf Ahli Julie Sutrisno Laiskodat, Minarni, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah desa dan seluruh pihak yang telah membantu kelancaran proses administrasi hingga bantuan perumahan tersebut dapat direalisasikan.

Ia menjelaskan, penentuan penerima manfaat dilakukan dengan memperhatikan tingkat kesejahteraan masyarakat berdasarkan desil. Penerima bantuan merupakan warga yang masuk dalam kelompok desil 1 hingga 4.

“Terima kasih atas dukungan pemerintah desa yang telah melancarkan pengurusan administrasi sehingga proses berjalan dengan baik dan lancar,” katanya.

Ia menambahkan, program bantuan tersebut diharapkan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar berupa tempat tinggal yang layak.

“Kita bersyukur karena pemerintah pusat melihat masyarakat di sini melalui aspirasi yang disampaikan oleh Ibu Julie Laiskodat. Banyak yang memperebutkan program ini dan kita mendapatkan beberapa unit,” ujarnya.

Ia berharap rumah yang telah dibangun dapat dirawat dan dimanfaatkan dengan baik oleh keluarga penerima manfaat.

Bantuan perumahan tersebut menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya keluarga yang selama ini masih tinggal di rumah tidak layak huni.(*)

(NF)

Berita Terkait

Berita Terbaru