Pemda Ngada Hadiri Ka Sa’o Suku Pea Goru di Kampung Bokeka
NERAFLORES.COM,BAJAWA-Pemerintah Kabupaten Ngada turut menghadiri acara budaya Ka Sa’o Suku Pea Goru di Kampung Bokeka, Desa Were, Kecamatan Golewa. Sebanyak 9 sa’o dari Suku Pea Goru melaksanakan ritual adat Ka Sa’o yang dihadiri wailaki dari berbagai kampung di Kabupaten Ngada, Sabtu (17/10/2026).
Mewakili Bupati Ngada, Staf Ahli Todis Reo menyampaikan ucapan salam dan selamat kepada 9 sa’o yang telah menggelar upacara Ka Sa’o. Pemerintah Kabupaten Ngada mendukung penuh upaya-upaya pelestarian budaya sebagai bagian dari pembangunan daerah.
“Pembangunan daerah bukan sedakar pembangunan fisik saja, tetapi juga pembangunan di bidang sosial dan budaya. Masyarakat Ngada memiliki kekayaan budaya dan sangat beragam, upaya pelestarian harus terus dilakukan sebagai bagian dari pembangunan daerah,” ujarnya.
Adapun, pemerintah daerah aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan budaya. Hal itu selaras dengan visi Pemerintah Kabupaten Ngada “Terwujudnya Ngada yang Unggul, Mandiri dan Berbudaya Berbasis Pengelolaan Sumber Daya Manusia Berkualitas dan Sumber Daya Alam Berkelanjutan.”
Sebagai daerah yang memiliki kekayaan budaya dan masih sangat kokoh memegang teguh nilai-nilai kebudayaan, pemerintah daerah ingin menjadikan budaya sebagai bagian dari pembangunan daerah. Sebab, pembangunan daerah tidak hanya terkait pembangunan fisik saja tetapi juga manusia di dalamnya.
Bagi masyarakat Ngada, adat dan budaya bukan sekadar seremoni yang dilakukan pada waktu-waktu tertentu. Adat adalah identitas, jati diri dan bagian penting dari kehidupan masyarakat.
Di dalam adat terdapat nilai-nilai luhur tentang persaudaraan, penghormatan kepada leluhur, kebersamaan, gotong royong, tanggung jawab dan keseimbangan kehidupan.
Mari kita rawat budaya kita.
Mari kita wariskan kepada generasi muda.
Mari kita dokumentasikan dan kembangkan.
Dan mari kita jadikan kebudayaan sebagai bagian penting dari pembangunan Kabupaten Ngada.
Karena ketika budaya kita tetap hidup, identitas kita tetap kuat. Dan ketika identitas kita kuat, kita akan mampu menghadapi perubahan zaman tanpa kehilangan jati diri.(*)
(*NF)