← Kembali ke Beranda
NTT

Buka Rakor KDKMP, Wakil Bupati Ngada Apresiasi Pembangunan Fisik Gerai

Redaksi NeraFlores • • 2 menit baca
Ngada • Penulis: Redaksi NeraFlores • Bagikan: WA FB X
Buka Rakor KDKMP, Wakil Bupati Ngada Apresiasi Pembangunan Fisik Gerai
Pose Bersama Rakor Koperasi Merah Putih. Selasa, 20/10.

NERANTT.COM, NGADA - Wakil Bupati Ngada Bernadinus Dhey Ngebu membuka secara resmi rapat koordinasi pelaksanaan program Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Ngada.

Rapat yang dihadiri para camat, kepala desa/ lurah serta pengurus dan pengawas itu digelar di Aula Setda Ngada pada Selasa (20/10).

Dalam sambutannya, Wakil Bupati mengapresiasi pelaksanaan pembangunan KDKMP di Kabupaten Ngada. Sejauh ini sudah 20 unit KDKMP yang telah mencapai 100% pembangunan fisik gerai.

Ada juga 5 unit yang sudah melaksanakan pra verifikasi dan validasi. Sementa itu 99 unit koperasi lainnya dalam proses pembangunan fisik gerai.

“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kodim 1625 Ngada, para perangkat desa/ kelurahan, pengawas dan pengurus, serta semua pihak terkait yang telah mengambil bagian dalam mendukung pelaksanaan program strategis nasional ini,” ujarnya.

Wakil Bupati menekankan bahwa program KDKMP merupakan program strategis nasional yang harus dilaksanakan dan didukung semua pihak. Program tersebut sangat penting untuk memperkuat perekonomian masyarakat dari tingkat desa dan kelurahan.

 Koperasi diharapkan menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengembangkan kegiatan ekonomi, memperluas akses terhadap barang dan jasa, memperkuat usaha produktif, serta meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat di sekitarnya.

Bagi Kabupaten Ngada, program ini harus dimaknai sebagai peluang untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat, mengoptimalkan potensi lokal, dan membangun kegiatan usaha yang sesuai dengan kebutuhan serta karakteristik masing-masing desa dan kelurahan.

“Kita memiliki potensi di bidang pertanian, peternakan, perdagangan, usaha mikro, dan berbagai produk lokal yang dapat dikembangkan. Apabila dikelola secara tepat melalui kelembagaan koperasi yang sehat dan profesional, potensi tersebut dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat, membuka peluang usaha, dan memperkuat perputaran ekonomi di tingkat lokal,” tambahnya.

Wakil Bupati Berny berharap melalui rakor tersebut bisa dicapai kesepakatan-kesepakatan dan pemahaman bersama. Seluruh pihak diharapkan bekerja dengan semangat kolaborasi, integritas, dan tanggung jawab. Keberhasilan program ini merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah daerah atau pengurus koperasi, melainkan seluruh pihak yang terlibat sesuai peran dan kewenangannya(*).

Berita Terkait

Berita Terbaru