← Kembali ke Beranda
NTT

Bupati Ngada Terima Kepulangan Atlet Taekwondo, Raih 19 Medali di Kejuaraan Nasional

Redaksi NeraFlores • • 3 menit baca
Ngada • Penulis: Redaksi NeraFlores • Bagikan: WA FB X
Bupati Ngada Terima Kepulangan Atlet Taekwondo, Raih 19 Medali di Kejuaraan Nasional
Atlet Taekwondo Kabupaten Ngada yang telah mengikuti Kejuaraan Nasional Indonesia Super Fight 4 di GOR Ken Arok, Malang, pada 2–4 Oktober 2026.

NERAFLORES.COM, NGADA– Bupati Ngada Raymundus Bena menerima kepulangan atlet Taekwondo Kabupaten Ngada yang telah mengikuti Kejuaraan Nasional Indonesia Super Fight 4 di GOR Ken Arok, Malang, pada 2–4 Oktober 2026.

Penerimaan berlangsung di Ruang Rapat Bupati Ngada, Selasa (13/10), didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Ngada dan Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Ngada.

Dalam kejuaraan tersebut, Dojang Bajawa Taekwondo Academy yang berada di bawah naungan Pemerintah Kabupaten Ngada mengirimkan 19 atlet dengan didampingi tiga orang pendamping. Para atlet yang berasal dari rentang usia 4 tahun hingga dewasa itu berhasil membawa pulang 19 medali, terdiri atas 6 medali emas, 4 medali perak, dan 9 medali perunggu.

Kejuaraan ini diikuti 3.200 atlet dari enam provinsi, yakni Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Bali, dan Nusa Tenggara Timur. Capaian tersebut menjadi hasil dari latihan, ketekunan, serta perjuangan para atlet bersama pelatih dalam mempersiapkan diri hingga dapat mengikuti kompetisi tingkat nasional.

Bupati Ngada, Raymundus Bena menyampaikan rasa senang karena seluruh atlet dapat kembali dengan selamat dan membawa hasil yang membanggakan. Ia mengapresiasi perjuangan para atlet yang berhasil meraih medali serta mendorong mereka untuk terus tekun mengembangkan keterampilan yang dimiliki.

“Saya merasa senang anak-anak tiba dengan selamat, walaupun melalui perjuangan yang tidak mudah. Dari 19 atlet yang berangkat, semuanya mendapatkan medali. Teruslah tekun mengembangkan kemampuan yang ada,” ungkap Bupati.

Menurutnya, olahraga tidak hanya berorientasi pada kemenangan dan perolehan medali, tetapi juga membentuk karakter serta kemampuan yang berguna dalam kehidupan. Melalui olahraga, anak-anak dilatih untuk membangun kepercayaan diri, mengambil keputusan dengan cepat, memiliki keberanian, serta memupuk persaudaraan dan kebersamaan dalam organisasi.

Bupati menilai para atlet tersebut merupakan bibit unggul yang perlu terus dibina dan dikembangkan agar dapat berprestasi pada tingkat yang lebih tinggi. Pemerintah Kabupaten Ngada, lanjutnya, akan berupaya membantu mendukung perkembangan olahraga dan pembinaan atlet sesuai dengan kemampuan pemerintah daerah.

Sementara itu, Kepala Pelatih Dojang Bajawa Taekwondo Academy, Sebeum Aldi, menjelaskan bahwa keikutsertaan dalam kejuaraan nasional ini melalui proses panjang, termasuk perjuangan untuk memperoleh legalitas agar para atlet dapat mengikuti kompetisi secara resmi. Setelah melewati berbagai tahapan dan mendapatkan izin, tim akhirnya dapat bertanding dan membawa pulang hasil yang membanggakan.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Ngada, pihak sekolah, serta para orang tua yang telah memberikan dukungan terhadap perjuangan para atlet, baik dalam persiapan maupun selama mengikuti kejuaraan.

Ke depan, pihaknya merencanakan keikutsertaan dalam dua agenda kompetisi, yakni kejuaraan nasional di Yogyakarta dan kejuaraan internasional di Tangerang pada Desember mendatang. Namun, keputusan untuk mengikuti kedua agenda tersebut tetap mempertimbangkan dukungan dan kesiapan orang tua atlet.

“Kami ingin membawa anak-anak ini keluar untuk mengikuti lebih banyak pertandingan agar mereka memperoleh pengalaman, mengukur kemampuan, dan terus berkembang. Namun, keputusan untuk mengikuti kejuaraan berikutnya tentu perlu dibicarakan bersama orang tua,” jelasnya.

Selain rencana pengembangan prestasi, pelatih juga menyampaikan sejumlah kendala yang dihadapi selama mengikuti kompetisi di Malang. Salah satunya adalah keterbatasan jumlah pendamping di arena pertandingan, sementara sejumlah pertandingan berlangsung secara bersamaan. Kondisi tersebut menjadi perhatian penting untuk pembenahan dalam persiapan menghadapi kejuaraan berikutnya.

Penerimaan para atlet ini menjadi momentum apresiasi atas capaian yang telah diraih sekaligus dorongan bagi pembinaan olahraga Taekwondo di Kabupaten Ngada. Dukungan pemerintah daerah, pelatih, sekolah, dan orang tua diharapkan terus memperkuat proses pembinaan sehingga semakin banyak atlet muda Ngada yang mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.(*)

Berita Terkait

Berita Terbaru