← Kembali ke Beranda
NTT

Koni Pusat Tinjau Stadion Lebi Jaga Bajawa, Calon Tuan Rumah Sepak Bola Putri PON XXII 2028

Redaksi NeraFlores • • 3 menit baca
Ngada • Penulis: Redaksi NeraFlores • Bagikan: WA FB X
Koni Pusat Tinjau Stadion Lebi Jaga Bajawa, Calon Tuan Rumah Sepak Bola Putri PON XXII 2028
KONI Pusat Tinjau Stadium Lebi Jaga, Kota Bajawa, Kabupaten Ngada. Jumad, 16/10.

NERAFLORES.COM, NGADA - Wakil I Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Mayjen TNI Purn. Dr. Suwarno dan Wakil VI Ketua Umum KONI Pusat Dr. Josef Nae Soi mengunjungi Stadion Lebijaga Bajawa pada Jumat (16/10). Kunjungan dua pimpinan KONI Pusat tersebut untuk meninjau fasilitas olahraga di Kabupaten Ngada yang akan dijadikan venue pergelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII/ 2028 di NTT dan NTB.

“Yang perlu diketahui stadion itu membutuhkan beberapa fasilitas bukan hanya lapangan untuk bermain. Ada ruang ganti untuk pemain, ruang wasit, kesehatan, konsumsi dan lain-lain. Itulah yang harus menjadi bahan pertimbangan apakah bisa digunakan atau tidak,” ujar Mayjen TNI Purn. Dr. Suwarno saat meninjau Stadion Lebijaga sebagai salah satu calon venue untuk cabang olahraga sepak bola putri.

Menurutnya Stadion Lebijaga memang masih butuh banyak perbaikan dan penambahan fasilitas untuk bisa dijadikan venue sepak bola putri. Sebagai salah satu daerah dengan perkembangan sepak bola yang cukup baik di Provinsi NTT, dukungan dari pemerintah daerah sangat penting agar salah satu cabang olahraga PON tersebut bisa digelar di Ngada.

“Sementara yang saya lihat di lapangan masih perlu banyak perbaikan. Mudah-mudahan dengan dukungan pemerintah daerah, sepakbola putri bisa di Flores,” tambahnya.

Meski demikian, Mayjen TNI Purn. Dr. Suwarno menegaskan bahwa penilaian kelayakan fasilitas olahraga untuk dijadikan venue PON akan dilakukan okeh Technical Delegate. Tim tersebut akan meninjau kelayakan Stadion Lebijaga dan stadion lainnya di daratan Flores agar bisa sesuai dengan standar yang ditetapkan sebagai venue sepak bola putri.

Sementara itu, Dr. Josef A Nae Soi mengatakan bahwa Ngada sebagai daerah dengan potensi bakat sepak bola yang terus berkembang hendaknya bisa memaksimalkan peluang dari perhelatan PON ini. Sebab, PON bukan sekadar pesta olahraga yang digelar secara rutin, tetapi diharapkan bisa memberi dampak yang signifikan pada perkembangan olahraga di daerah, secara khusus sepak bola di tanah Ngada.

“Saat ini ada tim PSN yang akan bermain di liga 3. Kita memang belum punya stadion yang layak tapi ini bisa jadi langkah awal untuk bisa memiliki fasilitas olahraga yang sesuai standar. Sehingga ke depan tim PSN mungkin bisa punya home base sendiri di Ngada,” ungkapnya.

Adapun, KONI Pusat melakukan peninjauan fasilitas olahraga di sejumlah daerah di NTT sebagai awal dari persiapan perhelatan PON XXI/2028 di NTT dan NTB. Beberapa cabang olahraga diharapkan bisa digelar di Flores seperti Arum Jeram di Ende, Sepak Bola Putri di Ngada, Ende atau Manggai Barat, dan cabang okahraga Paramotor di Nagekeo (*). 

Berita Terkait

Berita Terbaru