
Pelatihan Barber Pria di Ngada, 10 Peserta Disiapkan Jadi Wirausaha Baru
NERANTT.COM, BAJAWA – Peluang membuka usaha pangkas rambut pria atau barber menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat untuk mengembangkan keterampilan sekaligus menciptakan sumber penghasilan mandiri.
Peluang tersebut didorong melalui Pelatihan Berdasarkan Unit Kompetensi Pelatihan Barber Pria Tahun 2026 yang diselenggarakan Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pelatihan tersebut resmi dibuka oleh Asisten I Setda Ngada Alfian juga didampingi oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Ngada Ermelinda Inam Mugi yang mewakili Bupati Ngada di Aula Kantor Lurah Trikora, Senin (26/10/2026).
Sebanyak 10 peserta yang telah dinyatakan lulus seleksi mengikuti pelatihan selama enam hari, mulai 26 hingga 31 Oktober 2026.
Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan keterampilan teknis memangkas dan menata rambut pria, tetapi juga diarahkan untuk mempersiapkan tenaga kerja yang mampu memanfaatkan keterampilan tersebut sebagai peluang usaha.
Dalam arahannya, Asisten I Setda Ngada Alfian menekankan pentingnya pelatihan keterampilan sebagai langkah nyata untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, membuka peluang ekonomi, dan mendorong terciptanya lapangan kerja baru di tengah masyarakat.
Peserta dibekali kemampuan teknis di bidang barber, termasuk keterampilan berkomunikasi dengan pelanggan serta memahami kebutuhan dan keinginan mereka.
Aspek pelayanan tersebut menjadi bagian penting dalam mengembangkan usaha barber. Selain kemampuan menghasilkan potongan rambut yang sesuai dengan permintaan pelanggan, pelaku usaha juga perlu membangun kepercayaan dan menjaga kepuasan pelanggan agar usahanya dapat bertahan dan berkembang.
Di Bajawa, perubahan gaya hidup dan kebutuhan masyarakat terhadap beragam model rambut turut membuka peluang bagi usaha pangkas rambut pria. Kondisi ini dapat dimanfaatkan sebagai kesempatan bagi tenaga kerja untuk mengembangkan usaha berbasis keterampilan.
Melalui pelatihan tersebut, 10 peserta diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan selama kegiatan berlangsung, tetapi juga mampu menerapkannya dalam dunia kerja maupun merintis usaha secara mandiri.
Dengan demikian, pelatihan barber pria diharapkan menjadi salah satu upaya mendorong tumbuhnya wirausaha baru, memperluas kesempatan kerja, dan meningkatkan pendapatan masyarakat di Kabupaten Ngada.(*)
(*NF)

