← Kembali ke Beranda
NTT

Suku Pea Godi Were Gelar Ritual Adat Ka Sa'o

Redaksi NeraFlores • • 2 menit baca
Ngada • Penulis: Redaksi NeraFlores • Bagikan: WA FB X
Suku Pea Godi Were Gelar Ritual Adat Ka Sa'o
Ja'i Ka Sa'o Suku Pea Godi yang berlangsung di Desa Were, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada. Kamis, 15/10.

NERAFLORES.COM, NGADA - Suku Pea Godi menggelar ritual adat Ka Sa'o yang berlangsung di Desa Were, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada. 

Ritual adat Ka Sa'o Pea Godi ini akan berlangsung selama tiga hari berturut, terhitung sejak Rabu, 14 hingga 16 Oktober 2026. 

Dalam Suku Pea Godi Were terdapat sembilan rumah adat atau Sa'o yakni Sa'o Keka Pea, Sa'o Deru Lewa, Sa'o Longa Keli, Sa'o Tiwu Lodo, Sa'o Loki Kaju Peka Lobo, Sa'o Loki Kaju Peka Pu'u, Sa'o Wika Lape, Sa'o Wua Zi'a, Sa'o Palo Molo. 

Ritual adat Ngada, Ka Sa'o sebagai bentuk ungkapan syukur sekaligus peresmian rumah adat (Sa'o) baru atau yang selesai dipugar oleh masyarakat dalam suku. 

Bagi masyarakat Ngada, rumah adat tidak sekedar tempat tinggal fisik, melainkan simbol martabat, identitas klan serta wujud kehadiran dalam perlindungan leluhur. 

Upacara ini menjadi puncak kegembiraan setelah melalui proses pembangunan rumah tradisional yang panjang dan penuh gotong royong. 

Upacara besar ini biasanya berlangsung selama beberapa hari dan melibatkan seluruh anak cucu keturunan dari garis klan tersebut. 

Emanuel Siko yang tergabung dalam panitia Ka Sa'o Pea Godi mengatakan upacara Ka Sa'o dilaksanakan selama tiga hari. 

Lanjutnya, hari pertama biasanya setiap rumah adat atau lanu akan melakukan "basa ngawu sa'o" pemberkatan dengan darah hewan kurban babi untuk semua aset-aset yang ada dalam rumah adat tersebut. 

Dihari kedua, melaksanakan "mate ngana" melakukan pemotongan hewan kurban babi disetiap rumah adat masing-masing dan dilanjutkan Ja'i bersama di "Loka Madhu Bhaga" suku.

Hari kedua ini, akan melakukan Ja'i bersama dimulai dengan "sa ngaza" sampai batas waktu yang sudah ditentukan atau sesuai dengan kesepakatan bersama. 

Di hari kedua juga akan melaksanakan dengan ritual adat "teo bere atau Teo lega disetiap rumah adat masing-masing masing. Setelah itu, akan dilanjutkan dengan "mate ngana basa baro" setiap rumah adat masing-masing. 

Hari ketiga, merupakan acara puncak. Acara puncak ini, akan dilaksanakan ritual adat "mate Ngada dan toa kaba" yang akan dikelola oleh panitia acara dan akan bagikan kepada semua orang yang hadir dalam acara Ka Sao (*). 

Berita Terkait

Berita Terbaru